Arsip Blog

Slider

5/random/slider

Label

Advertisement

Main Ad

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Facebook

Diet Ketat Karbohidrat Memicu Defisiensi Vitamin B1

Posting Komentar


Sumber : ananas_maracuja

Pada saat ini, informasi mengenai macam, jenis, fungsi, dan sumber vitamin dapat ditemukan dengan mudah diberbagai media. Penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya vitamin pun kerap kali diadakan di berbagai tempat. Penyuluhan mengenai defisiensi vitamin B1 (Tiamin) salah satunya. 

Tiamin merupakan vitamin B yang pertama diidentifikasi, sehingga disebut juga vitamin B1.  Tiamin merupakan vitamin larut dalam air yang berperan penting dalam metabolism sel. Tiamin hanya disimpan di tubuh dalam waktu singkat, kemudian diekskresi melalui urin.

Fungsi dan Sumber Vitamin B1

Vitamin B1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas sehari-hari. Di samping itu, vitamin B1 juga memiliki fungsi untuk aktivitas saraf dan tonus otot, membantu proses metabolism protein dan lemak. Namun tubuh tidak dapat menghasilkan tiamin, oleh karena itu tiamin merupakan salah satu nutrisi yang penting.

Sumber vitamin B1 berasal dari jantung, hati, ginjal, beras, ragi, gandum, kedelai, susu, kacang tanah dan kacang-kacangan. Tiamin didapati hampir pada semua tanaman dan jaringan tubuh hewan yang lazim digunakan sebagai makanan, tetapi kandungannya biasanya kecil .Biji-bijian yang tidak digiling sempurna dan daging merupakan sumber tiamin yang baik.

Defisiensi Vitamin B1

Berbicara mengenai kebutuhan tiamin yang kadang tidak tercukupi sehingga menyebabkan defisiensi juga banyak terjadi di masyarakat. Kategori defisiensi vitamin B1 bermacam-macam, tergantung ambang batas normal tiamin yang digunakan. Suatu penelitian mendefinisikan defisiensi tiamin sebagai kadar tiamin plasma kurang dari atau sama dengan 7 nmol/L. Penelitian lain mendefinisikan kadar tiamin plasma kurang dari atau sama dengan 9 nmol/L sudah termasuk defisiensi tiamin absolut. Pengukuran kadar tiamin tubuh tidak umum dan jarang tersedia di laboratorium, serta membutuhkan waktu lama.

Pada manusia yang mengalami defisiensi tiamin mengakibatkan reaksi yang tergantung pada tiamin difosfat akan dicegah atau sangat dibatasi sehingga menimbulkan penumpukan substrat untuk reaksi tersebut,misalnya piruvat ,gula pento dan derivat รก- ketoglutarat dari asam amino rantai bercabang leusin, isoleusin serta valin.

Oiya apakah teman-teman tahu bahwa defisiensi Vitamin B1 dapat menyebabkan terganggunya metabolisme karbohidrat dalam tubuh. Namun dapat juga terjadi sebaliknya, diet kaya karbohidrat rendah tiamin, misalnya beras giling atau makanan yang sangat dimurnikan seperti gula pasir dan tepung terigu berwarna putih yang digunakan sebagai sumber makanan pokok menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan yaitu beri-beri.

Faktor predisposisi

Faktor predisposisi defisiensi tiamin antara lain, malnutrisi (pada malnutrisi terjadi penurunan nafsu makan kronis atau terganggunya absorbsi nutrisi), asidosis laktat, gagal jantung kongestif, neuropati, sindrom refeeding, penggunaan obat diuretik, gagal ginjal dengan dialisis, dan pasien sakit kritis. Banyak penelitian menunjukkan kadar tiamin rendah pada pasien-pasien sakit kritis dengan stres oksidatif, sepsis dan syok sepsis, asidosis metabolik, gagal jantung, dan penyakit neurodegeneratif lainnya.

Gejala dini

Gejala dini defisiensi tiamin berupa neuropati perifer, keluhan mudah capai, dan anoreksia yang menimbulkan edema dan degenerasi kardiovaskuler, neurologis serta muskuler. Encefalopati Wernicke merupakan suatu keadaan yang berhubungan dengan defisiensi tiamin yang sering ditemukan diantara para peminum alkohol kronis yang mengkomsumsi hanya sedikit makanan lainnya.

Manifestasi Klinis

Manifestasi Klinis Defisiensi Vitamin B1 antara lain :

-          Bentuk klinis dikenal dengan beri-beri

-          Anoreksia

-          Penurunan berat badan

-          Kelelahan otot

-          Iritabilitas

-          Konfusi

-          Apati

-          Gangguan SKV (Skor Kebocoran Vaskuler)

Sampai saat ini vitamin B1 masih memegang peranan penting yang merupakan komponen organik yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit. Walaupun hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, vitamin berperan penting dalam fungsi-fungsi tubuh seperti pertumbuhan, pertahanan tubuh, dan metabolisme. Sejak lahir tubuh manusia biasanya sudah memiliki cadangan vitamin B1 namun tetap diperlukan tambahan dari luar. Sebab itulah asupan nutrisi ibu saat menyusui pada tahun-tahun pertama kelahiran perlu diperhatikan.

Beberapa penelitian menyebutkan kurang adekuatnya transport melalui plasenta dan tingginya pemakaian oleh jaringan juga berpengaruh menyebabkan seseorang lebih rentan mengalami defisiensi vitamin B1. Hal ini biasanya terjadi pada bayi prematur. Defisiensi vitamin B1 pada bayi prematur tersebut memiliki pengaruh tertentu. Pengaruh tersebut bisa merupakan gangguan sampai terjadinya perubahan patologis yang menyebabkan suatu penyakit.

Jadi yuk kita sama sama menjaga keseimbangan kebutuhan vitamin B1 dalam tubuh, untuk yang diet karbohidrat jangan berlebihan ya. Memantau secara teratur dan peka terhadap keluhan kesehatan yang ada pada diri sendiri juga berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari defisiensi vitamin B1. 


Fitra juwita
Memastikan bahwa kalian mengenal aku melalui tulisan dan sebaliknya.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email