Arsip Blog

Slider

5/random/slider

Label

Advertisement

Main Ad

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Facebook

Menuju SDG's 2030

Posting Komentar
Lepas MDG's 2015, Songsong SDG's 2030


Bagi Indonesia, rumusan SDGs dan target pencapaian dapat menjadi salah satu rujukan dalam penyusunan rencana pembangunan nasional. Selain tentunya amanat dari konstitusi dan janji politik selama kampanye capres, SDGs merupakan referensi dalam penyusunan baik RPJMN maupun rencana kerja pemerintah (RKP) tahunan hingga pelaksanaannya. Rencana Aksi Daerah (RAD) di tiap provinsi perlu disusun agar perencanaan dan implementasi menjadi lebih fokus sesuai dengan tantangan daerah masing-masing. 

Kita dapat melakukan penahapan dari target SDGs sesuai dengan siklus penyusunan RPJMN lima tahunan 2015-2020, 2020-2025, dan 2025-2030. Melalui penahapan ini, kita dapat menyesuaikan dengan kondisi nasional baik skala prioritas, penganggaran maupun penataan serta kerja sama kelembagaan



Rumusan SDGs terdiri atas 17 tujuan dan 169 target yang meliputi penghapusan kemiskinan dankelaparan, pendidikaninklusif, kesehatan, kesamaan gender, kesediaan air bersih dan sanitasi untuk semua, serta akses dan kesediaan sumber energi untuk semua. Kemudian pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan ketersediaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur dan inovasi, mengurangi kesenjangan, mengatasi dampak perubahan iklim, pemanfaatan sumber daya laut yang berkelanjutan, mendorong tatanan masyarakat yang damai, dan mendorong kerja sama global. 



Masing-masing dari 17 tujuan kemudian dipecah menjadi target yang lebih terukur untuk menciptakan masyarakat dunia 2030 jauh lebih baik dari saat ini. Dengan 241 indikator , Dengan makin banyaknya indikator, maka untuk mencapainya bisa jadi lebih sulit. Karena itu implementasinya perlu dilaksanakan secara terbuka, terpadu, dan dengan semangat dan disiplin tinggi. ”SDGs adalah target yang cukup ambisius sementara  sumber daya  masih terbatas.  Oleh sebab itu,  untuk mengoptimalisasikan sumber daya  tersebut semua pihak harus memahami sasaran  apa yang perlu  diprioritaskan  dan diperkuat landasannya. Dari elemen-elemen tersebut dapat dikelompokkan menjadi enam elemen kunci, yaitu dignity untuk mengakhiri kemiskinan dan memerangi ketimpangan, prosperity melalui pertumbuhan yang inklusif dan mentransformasi masyarakat, justice melalui perwujudan masyarakat yang aman dan damai serta penguatan kelembagaan, partnership dengan mendorong solidaritas global untuk pembangunan berkelanjutan, planet dengan melindungi bumi dan ekosistem untuk generasi saat ini dan ke depan, people dengan memastikan hidup sehat dan inklusi perempuan serta anak-anak.



Fitra juwita
Memastikan bahwa kalian mengenal aku melalui tulisan dan sebaliknya.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email